donor darah dan tensi


sebenarnya..sudah empat hari yang lalu, niat buat donor darah terpatri di benakku.
namun, begitu niat dilaksanakan, hasil yang diperoleh sungguh mengecewakan. saya ditolak. dengan alasan yang masuk akal...tapi sungguh-sungguh mengejutkan. tekanan darahku cuma 100/58. huiks!!! bener2 darah rendah.
kalau dipikir-pikir....kadar kepercayaan terhadap alat ukur tekanan darah di PMI sangat tipis sekali. masak...aku bisa tekanan darah rendah sih. ga percaya..... biasanya, tensi normalku tuh berkisar 110 - 120, dan ini..kenapa bisa 100?!!! gila!!! akhirnya, selasa kelabu itu, aku hanya mengantar ocha donor darah di pmi embong ploso.
hari kamis.....mbak kostku masuk rumah sakit. katanya sih..gejala demam berdarah. waktu tes darah, rabu (31/5) trombositnya 153 ribu cc, di batas ambang sekali bukan? karena yang kubaca di kertas hasil tes darah, ukuraan trombosit darah orang sehat antara 150.000 - 400.000 cc. dan kamis, berbekal surat dari pramitha (enak tuh labnya. adem...) dan kondisi mbak kostku yang makin drop, satu blok pun mengantarkannya ke rs haji. tes darah lagi. hasilnya trombosit 140 ribu cc. masih aman...belum perlu opname (harus opname jika kadar trombosit di wah 100 ribu) dan iapun pulang ke blitar. dan keberuntungan buatku, waktu ada perawat yang mriksa si mbak kost, aku pun numpang periksa. dan hasilnya....tensiku masih 100/78. lumayanlah......
beberapa hari selanjutnya, program peningkatan tekanan darah dimulai. mulai makan tami capjay di cak tro, makan sate kambing, pizza (helen ultah) sampai mencoba masak spaghetti sendiri. hmmm...enak.
hari ini, minggu (4/6) kembali ke pmi surabaya. diukur lagi tensinya. dan.....120. horeee....donor darah pun terlaksana
:)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to " "