S............M............S..................

satu sifat isengku (negatip nih) :
suka sms malem-malem (kadang mc klo lagi 'kere')
waktu :
tengah malem dan puagii... banget (di atas jam 00.00)
penyebab :
'kancilen' alias ga bisa tidur
ga ada temen buat ngobrol pas itu malem
ga enak klo cuma diem dan ga ngelakuin sesuatu
lagi 'kaya' alias pulsa masih buanyak (palagi klo make paket sms)
isi sms :
'halllooo.....'
'woooeeeee!!!!!'
'masihkah dikau terjaga teman?'
'dan lain-lain'
atau bisa juga berupa angka (1,2,3.....dst) atau abjad (a,b,c,...dst)
(namanya juga sms iseng..)
sasaran :
biasalah...siapa lagi klo bukan temen se-geng 'cangkruk geoits'
anak online..juga ok, hehehehhee.......
atau sapa ae yang pake xl dan kecatet di phonebook-ku, hee.....
tanggapan :
ga ada tanggapan alias ga dibales
dibales sms yang tak kalah 'tidak berguna juga'
dibales mc
akibat : begitu ketemu di kampus besoknya ;
1. mereka saling cek, siapa yg dapat atau tak dapat sms ku (iri kali yee....)
2. pernah seh...ada yang marah juga (ya maap yo...., untung cm kamu doang)
kapok?! :
kadang seh...
soalnya klo lama ga iseng, mereka malah nanya : 'kapan kamu 'kaya' lagi..
wwuuuueefffff................
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
HE IS JUST NOT THAT IN TO YOU (I)

Waduhh!!!!! Kesiangan!!!
Gelagapan, Rheisa langsung menyambar peralatan mandinya dan tak lama kemudian terdengar suara jebar-jebur dari kamar mandi. Setelah mandi kilat yang super dasyat dan diragukan kebersihannya (cuma lima menit, mau bersih gimana?), Rheisa langsung pergi kuliah. Huuh...kenapa tadi harus tidur dulu habis Subuh. Mana belum belajar lagi. Waaa.......Semoga Pak Yu’ mimpi kejatuhan duren dan menunda quis hidrografinya....doa Rheisa dalam hati.
Pukul setengah delapan. Kampus telah sepi. Hanya tampak segelintir mahasiswa yang lalu lalang. Huiks!!!! Rheisa langsung lari marathon begitu dilihatnya Pak Yu’ telah menutup pintu ruang kelas. Sayang...Rheisa kalah telak. Dengan hati khawatir, Rheisa mengetuk pintu hitam itu. Semoga tidak diusiiir......Pintanya dalam hati.
Tok..To..Tok....!!!
”Ya.”
”Pak ...”
Belum sempat Rheisa meneruskan ucapannya. Pak dosen yang terkenal killer itu langsung menyambut dengan sapaan yang sangat tidak diharapkan semua mahasiswa yang mengambil mata kuliah hidrografi itu.
”Ya. Saudara sudah telat. Tolong tutup pintu dari luar.”
Haaaa..kejammnya!!!! Rheisa langsung lemas mendengarnya. Dengan gontai, ditutupnya kembali pintu itu. Sempat dilihatnya, beberapa orang temannya tampak memandang penuh rasa iba. Waaah...mama, tolong anakmu ini.....Quiz satu ga ikut...alamat nggak lulus nih.
Prak..Prak...Bruk..Bruak...!!!!
Baru saja membalikkan tubuhnya, Rheisa langsung merasakan beban seberat 50 kg menghantamnya. Untung ia tidak sampai jatuh. Ternyata Kikie’.
”Aduh..Rhei, maaf..”
”Heei...kamu telat juga ya Kie’..?”
Paras Rheisa yang semula pucat langsung berseri-seri ketika ia tahu ternyata punya teman yang bernasib seperti dirinya. Dan Rheisa langsung bersorak gembira, ketika matanya menangkap sosok tiga teman lainnya yang terengah-engah dan langsung bersandar di pagar dekat kelas mereka. Lumayan...lumayan..kalaupun harus ngulang, temannya banyak. Siipp!!!
”Whoei Rhei!!! Kok malah pergi. Gimana quiz kita?”
”Hehehhe......., don’t worry be happy....banyak temannya kok kalau harus ngulang”
”Dasar.”
Dan Rheisapun dengan tenangnya melenggang meninggalkan mereka yang masih terbengong-bengong.
Yup..itulah Rheisa. Seorang cewek tomboy nan cuek yang sekarang sedang duduk di tahun ketiga jurusan teknik di salah satu perguruan tinggi terkenal di Pulau Jawa bagian Timur. Selain kuliah, Rheisa juga aktif di lembaga pers kampus. Dua tahun bergelimang di dunia jurnalistik, Rheisa boleh berbangga hati dengan naik jabatan dari reporter ke redaktur. Karena itu, kini ia lebih sering berada di kantor redaksi SAINS, majalah kampus yang terbit tiap hari Kamis itu.
Kenapa terbit Kamis?!! Seperti yang Rheisa dengar dari pendahulunya, ketika diterbitkan di luar hari Kamis, SAINS selalu mengalami kendala. Mulai dari dana yang seret, berita banyak yang tak laik muat, hingga banyaknya halaman kosong yang ada dalam majalah. Pemilihan hari Kamis itupun konon kabarnya diperoleh setelah semua kru SAINS mengadakan semedi satu hari satu malem di ruang redaksi mereka. Dan apapun yang didengar Rheisa itu, seratus persen adalah bohong. Pemilihan hari terbit Kamis, dikarenakan SAINS pertamakalinya terbit tanggal 21 April 1990-an yang bertepatan dengan hari Kamis malam Jumat Kliwon.
.....................
...........................
(lagi blank)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
cara mencintaimu..........

entahlah.....
harusnya sudah kubuang rasa ini jauh-jauh
harusnya telah kuhempas semua tentangmu
harusnya kukunci rapat semua kenangan tentangmu
harusnya kuhindari tempat-tempat yang dulu pernah kita singgahi bersama
harusnya....aku bisa tak memikirkanmu lagi
namun......
di hpku masih ada sms terakhirmu yang kusimpan dalam folder tersendiri...
masih sering kulewati tempat-tempat itu
dan masih ada hatiku untukmu
dan......
hingga saat ini aku tak tau harus bagaimana lagi
satu yang pasti
aku masih mengenangmu sebagai orang yang berarti dan orang terjahat bagiku
dan aku mencintaimu.....dengan tidak menghubungimu
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
gembira hatiku......(versi elyia kadam)

bener...seneng banget
1. woooo....browser di warnet kantor pos madiun dah pake mozilla firefox. lumayan..lumayan..ga usah pake nancep2in flahsdisk lagi kalau mau masuk admin web.
2. hihihihihihii...ternyata, itu...paswordnya, heheheheheh....
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
donor darah dan tensi


sebenarnya..sudah empat hari yang lalu, niat buat donor darah terpatri di benakku.
namun, begitu niat dilaksanakan, hasil yang diperoleh sungguh mengecewakan. saya ditolak. dengan alasan yang masuk akal...tapi sungguh-sungguh mengejutkan. tekanan darahku cuma 100/58. huiks!!! bener2 darah rendah.
kalau dipikir-pikir....kadar kepercayaan terhadap alat ukur tekanan darah di PMI sangat tipis sekali. masak...aku bisa tekanan darah rendah sih. ga percaya..... biasanya, tensi normalku tuh berkisar 110 - 120, dan ini..kenapa bisa 100?!!! gila!!! akhirnya, selasa kelabu itu, aku hanya mengantar ocha donor darah di pmi embong ploso.
hari kamis.....mbak kostku masuk rumah sakit. katanya sih..gejala demam berdarah. waktu tes darah, rabu (31/5) trombositnya 153 ribu cc, di batas ambang sekali bukan? karena yang kubaca di kertas hasil tes darah, ukuraan trombosit darah orang sehat antara 150.000 - 400.000 cc. dan kamis, berbekal surat dari pramitha (enak tuh labnya. adem...) dan kondisi mbak kostku yang makin drop, satu blok pun mengantarkannya ke rs haji. tes darah lagi. hasilnya trombosit 140 ribu cc. masih aman...belum perlu opname (harus opname jika kadar trombosit di wah 100 ribu) dan iapun pulang ke blitar. dan keberuntungan buatku, waktu ada perawat yang mriksa si mbak kost, aku pun numpang periksa. dan hasilnya....tensiku masih 100/78. lumayanlah......
beberapa hari selanjutnya, program peningkatan tekanan darah dimulai. mulai makan tami capjay di cak tro, makan sate kambing, pizza (helen ultah) sampai mencoba masak spaghetti sendiri. hmmm...enak.
hari ini, minggu (4/6) kembali ke pmi surabaya. diukur lagi tensinya. dan.....120. horeee....donor darah pun terlaksana
:)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS